1.1 Pengertian E-Commerce
Electronic Commerce (e-commerce) adalah proses pembelian, penjualan atau pertukaran produk, jasa dan informasi melalui jaringan komputer. e-commerce merupakan bagian dari e-business, di mana cakupan e-business lebih luas, tidak hanya sekedar perniagaan tetapi mencakup juga pengkolaborasian mitra bisnis, pelayanan nasabah, lowongan pekerjaan, dan lain-lain. Selain teknologi jaringan www, e-commerce juga memerlukan teknologi basis data atau pangkalan data (database), e-surat atau e-mail, dan bentuk teknologi non komputer yang lain, seperti halnya sistem pengiriman barang, dan alat pembayaran untuk e-commerce ini (Siregar, 2010).
1.2 Perspektif E-Commerce
Pada tahun 1997, Kalakota dan Whinston memberikan 3 perspektif E-Commerce, sebagai berikut:
- Dari perspektif komunikasi, E-Commerce adalah pengiriman barang, layanan, informasi, atau pembayaran melalui jaringan komputer atau melalui peralatan elektronik lainnya.
- Dari perspektif proses bisnis, E-Commerce adalah aplikasi dari teknologi yang menuju otomatisasi dari transaksi bisnis dan aliran kerja.
- Dari perspektif layanan, E-Commerce merupakan suatu alat yang memenuhi keinginan perusahaan, konsumen, dan manajemen untuk memangkas biaya layanan (service cost) ketika meningkatkan kualitas barang dan meningkatkan kecepatan layanan pengiriman.
- Dari perspektif online, E-Commerce menyediakan kemampuan untuk membeli dan menjual barang ataupun informasi melalui internet dan sarana onlinelainnya.
1.3 Jenis-Jenis E-Commerce
Kegiatan E-Commerce mencakup banyak hal, untuk membedakannya E-Commerce dibedakan menjadi 2 berdasarkan karakteristiknya:
1. Business to Business, karakteristiknya:
- Trading partners yang sudah saling mengetahui dan antara mereka sudah terjalin hubungan yang berlangsung cukup lama.
- Pertukaran data dilakukan secara berulang-ulang dan berkala dengan format data yang telah disepakati bersama.
2. Business to Consumer, karakteristiknya:
- Terbuka untuk umum, di mana informasi disebarkan secara umum pula
- Servis yang digunakan juga bersifat umum, sehingga dapat digunakan oleh orang banyak.
1.4 Contoh E-Commerce
Banyak sekali yang dapat kita lakukan melalui E-Commerceyaitu :
- Pembelian buku melalui online.
- Pembelian elektronik melalui online.
- Pembelian kendaraan melalui online.
- Pembelian pakaian melalui online.
Adapun dampak positif dari e-commerce, yaitu sebagai berikut:
- Aliran pendapatan (Revenue Stream) baru yang mungkin lebih menjanjikan yang tidak bisa ditemui di sistem transaksi tradisional.
- Dapat meningkatkan pangsa pasar (market exposure).
- Menurunkan biaya operasional(operating cost).
- Melebarkan jangkauan (global reach).
II. E-Business
2.1 Pengertian E-Business
E-Business adalah kegiatan transaksi , jual beli , bisnis yang dilakukan secara otomatis melalui kegiatan elektronik/internet , dan juga perusahaan dapat berhubungan langsung dengan customernya , rekan bisnis ataupun supplier. E-business juga bisa berupa iklan , mengajak seseorang untuk membeli produk kita . Tanpa E-business , E-commerce hanyalah burung tanpa sayap. Salah satu fungsi nya adalah untuk mensupport bagian dari marketing , produksi , accounting ,finance dan HRM. Lebih tepatnya perusahaan menggunakan teknologi informasi dan komunikasi oleh organisasi, individu, atau pihak-pihak terkait untuk menjalankan dan mengelola proses bisnis utama sehingga dapat memberikan keuntungan.
2.2 Kelompok E-Business
- Customer Relationship Management (CRM)
Strategi bisnis dari layanan dan sofware yang didesain untuk meningkatkan keuntungan , pendapatan dan kepuasan pelanggan.
- Enterprise Resource Planning (ERP)
Strategi bisnis dari sistem informasi perusahaan yang dgunakan untuk koordinasi sumber daya, informasi yang digunakkan untuk proses bisnis.
- Enterprise Application Programs (EAI)
Strategi bisnis konsep integrasi dari proses bisnis yang memungkinkan antar perusahaan saling bertukar data.
- Supply Chain Management (SCM)
Strategi manajemen rantai suplai yang secara otomatis terkomputerisasi.
2.3 Keuntungan E-Business
Beberapa keuntungan yang bisa di dapatkan dari e-business, yang diantaranya seperti:
1. Memperluas pasar.
2. Menekan biaya telekomunikasi dan waktu transaksi serta penerimaan produk.
3. Konsumen dapat melihat barang, spesifikasi dan informasi lainnya melalui internet sehingga tidak perlu repot-repot harus mendatangi penjual.
2.4 Unsur-Unsur E-Business
E-Business juga memiliki beberapa unsur, yaitu sebagai berikut:
· Pelaku bisnis, seperti organisasi, produsen, supplier, rekan bisnis, konsumen.
· Alat, Media atau sumber daya yang digunakan, seperti komputer dan internet.
· Kegiatan dan sasarannya, seperti pelayanan, penjualan, dan transaksi.
· Tujuannya, seperti komunikasi, koordinasi, pengolahan organisasi.
2.5 Contoh E-Business
Contoh E-Business pada saat ini yaitu koran atau media cetak yang berbasis online. Selain itu contoh lainnya seperti tokoonline yang berkembang dengan sangat pesat pada saat ini.
Sumber:

Tidak ada komentar:
Posting Komentar